Titik Semprot di Tubuh yang Buat Parfum Tetap Wangi


Titik Semprot di Tubuh yang Buat Parfum Tetap Wangi

Wewangian menjadi ritual Anda yang paling sederhana tiap pagi atau sebelum pergi. Hanya dengan menyemprotkan cairan ini Anda bisa segar seharian. Namun, ternyata memakai minyak wangi tidak semudah itu, ada titik tertentu yang akan membuat Anda memiliki harum yang awet. Berikut titik semprot pemakaian parfum di tubuh yang tepat agar wangi sepanjang hari.

1. Pergelangan Tangan

Titik semprot yang pertama memang sangat familiar bagi semua orang. Anda mungkin sudah tahu bahwa menyemprotkan minyak wangi di titik denyut nadi dapat membuat minyak wangi Anda lebih semerbak. Hal ini dikarenakan kerja denyut nadi Anda yang aktif akan menghasilkan panas setiap hari.

Suhu panas ini dapat membantu menyebarkan aroma harumnya. Anda bisa mencium aroma minyak wangi tersebut sepanjang hari meski terkena angin. Oleh karena itu, denyut nadi di pergelangan tangan menjadi titik yang tepat untuk pemakaian wewangian.

2. Leher

Hampir sama dengan pergelangan tangan, leher Anda juga menjadi salah satu titik urat nadi tubuh. Maka, menyemprotkan wewangian di bagian leher bisa menjaga aroma minyak wangi tahan lama. Anda bisa menyemprotkan sedikit pada bagian leher tepat di bawah dagu dan pada tulang selangka (collar bone).

3. Telinga

Semprotkan minyak wangi di bagian belakang cuping telinga dan bagian atas telinga yang menghadap ke luar. Titik ini biasanya cukup hangat dan lembap sehingga minyak bisa bertahan lebih lama. Sebagian wanita suka memakai minyak wangi di bagian ini saat malam hari.

4. Siku Dalam

Ingatkah ketika perawat atau dokter ingin mengambil sampel darah Anda? Biasanya mereka akan mengambil darah dari bagian siku dalam. Area ini memang menjadi pusat nadi. Jadi, jangan lewatkan siku dalam Anda saat menyemprotkan wewangian.

5. Rambut

Memakai parfum di rambut memang sangat jarang dilakukan. Rambut Anda bisa menyerap keharuman minyak wangi dengan baik. Selain itu, rambut sering selalu bergerak dan tertiup angin. Wangi yang menempel pada rambut lebih mudah menyebar dan tercium orang lain.
Jangan menyemprotkan ke kulit kepala karena bisa membuat rambut menjadi kering. Sebaiknya semprotkan secukupnya pada sisir lalu rapikan bagian bawah rambut menggunakan sisir tersebut. Hal ini akan membuat Anda tetap harum cukup lama.

6. Pakaian

Serat-serat pakaian bisa menyerap keharuman lebih cepat. Wangi di pakaian diyakini lebih tahan lama dibanding saat menggunakan minyak wangi di kulit. Namun, hati-hati dengan pakaian dengan bahan sutra dan kain halus lainnya. Bahan kimia yang keras dapat merusak tekstur kain sutra Anda.

7. Jangan Menggosok pada Kulit

Kebiasaan ini ternyata tidak baik. Menggosokkan kedua pergelangan tangan Anda atau mengusap permukaan kulit yang habis disemprot minyak wangi tidak akan meningkatkan kemampuan kulit menyerap wangi. Gosokkan tersebut justru akan menciptakan panas yang berlebihan. Akibatnya, wangi akan jadi lebih cepat menguap dan tidak bertahan lama.

8. Titik Alergi

Hal ini sering diabaikan banyak orang, padahal setiap individu memiliki kecenderungan alergi yang tidak sama. Bahan-bahan dan aroma minyak wangi dapat memicu datangnya alergi tersebuut. Anda harus waspada saat bersin, pilek, mual, gatal, bahkan mata berair saat memakai minyak wangi. Hal ini bisa saja merupakan penyebab alergi minyak wangi. Sehingga jika Anda sudah mengetahui titik alergi Anda, maka jangan semprotkan minyak wangi di area tersebut.

Meskipun Anda hanya familiar dengan menyemprotkan parfum pada pakaian, namun sebenarnya minyak wangi bisa tahan lama jika disemprotkan pada titik-titik tertentu. Keharuman minyak wangi bisa bertahan hingga malam bergantung dengan cara pemakaian Anda. Pilihlah minyak wangi yang memiliki kualitas bagus agar keharumannya tidak cepat menguap.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Titik Semprot di Tubuh yang Buat Parfum Tetap Wangi"

Posting Komentar