Menanam Pohon Buah Sawo



Menanam Buah Sawo sanggup dilakukan pekarangan rumah, namun pada penentuan referensi tanam untuk tujuan mendapat buah yang banyak, menanam sawo di kebun memang lebih tepat. untuk penanaman tidak hanya dilakukan dengan satu atau dua buah pohon, tetapi sanggup dilakukan dalam jumlah yang banyak.


Tanaman sawo di pekarangan rumah sanggup tumbuh besar dengan tajuk yang lebar. Mengingat hal ini maka dalam penanaman buah sawo harus dilakukan dengan jarak yang tidak terlalu rapat antara tumbuhan yang satu dengan tumbuhan yang lain. Jarak tanam buat pohon sawo yang dianggap cukup yakni 12 x 12 meter. 


Dengan jarak tanam menyerupai ini, antara tumbuhan sawo yang dengan atau tumbuhan lainnya tidak bersentuhan yang sanggup mengganggu pertumbuhan tumbuhan buah Sawo anda. Penanaman sebaiknya dilakukan
pada waktu demam isu penghujan.





Buatlah Lubang Tanam, pembuatan lubang tanam dimaksudkan untuk membuat lingkungan yang lebih baik untuk bibit yang akan ditanam. Maka dari itu tanah daerah penanaman dalam lubang tanam haruslah gembur, alasannya yakni sistem pengakar-an bibit yang masih lemah.

Lubang tanam untuk sawo sanggup dibentuk dengan ukuran 60 x 60  x 60 centimeter, tanah galian bab atas ± 30 cm terpisah dengan tanah bab bawah. Kemudian tanah dicampur dengan pupuk sangkar sebanyak 20 kg hingga rata. Pupuk sangkar ini sangat berfungsi sebagai pupuk dasar. Selama 2 ahad lubang tanam ini dibiarkan dijemur sinar matahari. Bila bibit sudah siap, sanggup eksklusif ditanam di lubang yang sudah disiapkan. 

Namun bila bibit belum siap tanam, maka tanah galian bab bawah dikembalikan ke bawah dan tanah
galian atas dikembalikan ke bab atas,  sebagai menandakan bahwa di daerah itu ada lubang tanam, sanggup ditandai dengan kayu yang ditancapkan dilubang yang kita buat tadi. Setelah bibit siap untuk ditanam maka lubang tanam kita gali lagi.


Cara Penanaman, sebelum ditanam, pembungkus (polybag) harus dilepas dengan secara hati-hati biar tanahnya tidak berserakan dan akar tumbuhan tidak rusak. Penanaman dilakukan sedalam leher akar tegak di tengah lubang tanam. kemudian masukkan tanah bab atas bekas galian lebih dahulu, kemudian disusul tanah bab bawah bekas galian. Tanah di sekeliling akar tumbuhan dipadatkan biar tidak ada lagi lubang-lubang udara yang sanggup menyulitkan akar mencari makanan.

Pemupukan sanggup diberikan 250-500 gram urea per pohon setiap tahunnya, sebelum tumbuhan sawo berbuah. Pemupukan ini dimaksudkan biar merangsang pertumbuhan batang dan daun, alasannya yakni urea yakni sumber nutrisi yang berfungsi buat merangsang pertumbuhan batang dan daun tumbuhan buah sawo.

Jika tumbuhan sudah waktunya berbuah, kurang lebih berumur sekitar 4 tahunan, dilakukan pemupukan dengan memakai pupuk beragam yaitu NPK (10-20-15) yang kandungan fosfor (P) dan kaliumnya (K) tinggi sebanyak 500 gram per pohon setiap tahunnya. Bila tidak ada NPK sanggup diganti dengan pupuk urea, DS, dan KCl sebanyak 108 gram, 277 gram, dan 144 gram. Unsur P bagi tumbuhan berfungsi untuk mempercepat pembungaan, sedangkan unsur K fungsinya untuk menjaga bunga dan buah tidak gampang gugur.


Jumlah pupuk ini secara sedikit demi sedikit ditingkatkan hingg 2 kg/pohon tiap tahun untuk tumbuhan buah sawo yang sudah berumur 15 tahun. Selain urea dan NPK yang diberikan, perlu juga diberikan pupuk sangkar sebanyak 10 kg/pohon buat memperbaiki struktur tanah. Pemberian pupuk lanjutan ini dilakukan dua kali dalam satu tahun, yaitu saat awal dan simpulan demam isu hujan, takaran yang diberikan setengah dari yang disebutkan di atas.
 

Cara sumbangan pupuknya dengan cara menaburkan pupuk ke dalam parit disekitar bawah pohon mengelilingi bulat tajuk dengan lebar dan kedalaman kurang lebih 10 cm. Bisa juga ditanam pada 4 lubang di bawah tajuk pohon yang berukuran 20 Cm x 20Cm x 20Cm untuk tiap lubang.

Penyiraman, pada awal tumbuhan sawo memulai kehidupannya, perlu dilakukan penyiraman paling kurang dua ahad sekali bila tidak ada hujan. Pemberian air pada tumbuhan buah sawo harus dilakukan hingga tumbuhan berumur 3 s/d 4 tahun. Semakin bau tanah tanaman, semakin tahan akan kekeringan. Kekurangan air pada waktu tumbuhan buah sawo lagi berbunga atau berbuah sanggup menjadikan bunga atau buah gampang gugut. Pemberian air yang teratur akan menghasilkan buah dengan jumlah dan kwalitas yang baik.

Ciri dan Umur Panen, tanaman sawo yang dibudidayakan dengan pencangkokan sanggup menghasilkan buah hanya hingga 3-5 tahun, sedangkan yang melalui penyambungan sanggup menghasilkan antara 5-6 tahun.

Buah sawo kadang matang tidak serempak sehingga pemanenan sanggup dilakukan secara sedikit demi sedikit dengan cara menentukan buah yang sudah mengatakan ciri-ciri fisik untuk dipanen (tua). Ciri-ciri buah sawo yang sudah bau tanah yaitu ukuran buahnya maksimal, kulit berwarna coklat muda, daging buah sedikit agak lembek, jikalau dipetik
mudah terlepas dari tangkainya, dan bergetah relatif sedikit. Pemetikan buah yang masih terlalu muda  sebaiknya dihindarkan alasannya yakni memerlukan waktu yang usang untuk pengeramannya dan rasa buah menjadi tidak anggun (sepat).


Demikianlah selamat mencoba menanam pohon buah sawo, sedikit pohon yang kita tanam akan membantu memulihkan kualitas udara bumi yang kita tinggali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menanam Pohon Buah Sawo"

Posting Komentar